• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Kamis, 30 Mei 2013

Etnobotani

Pengertian etnobotani          
Etnobotani menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah ilmu botani mengenai pemanfaatan tumbuh-tumbuhan dalam keperluan kehidupan sehari-hari dan adat suku bangsa. Etnobotani berasal dari dua kata yunani yaitu Ethnos dan botany. Etno berasal dari kata ethnos yang berarti memberi ciri pada kelompok dari suatu populasi dengan latar belakang yang sama baik dari adat istiadat, karekteristik, bahasa dan sejarahnya, sedangkan botani adalah ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan. Dengan demikian etnobotani berarti kajian interaksi antara manusia dengan tumbuhan atau dapat diartikan sebagai studi mengenai pemanfaatan tumbuhan pada suatu budaya tertentu (Martin 1998).
Ruang lingkup
Etnobotani adalah cabang ilmu pengetahuan yang mendalami tentang persepsi dan konsepsi masyarakat tentang sumber daya nabati di lingkungannya. Dalam hal ini adalah upaya untuk mempelajari kelompok masyarakat dalam mengatur sistem pengetahuan anggotanya menghadapi tetumbuhan dalam lingkungannya, yang digunakan tidak saja untuk keperluan ekonomi tetapi juga untuk keperluan spiritual dan nilai budaya lainnya. Dengan demikian termasuk kedalamnya adalah pemanfaatan tumbuhan oleh penduduk setempat atau suku bangsa tertentu. Pemanfaatan yang dimaksud disini adalah pemanfaatan baik sebagai bahan obat, sumber pangan, dan sumber kebutuhan hidup manusia lainnya. Sedangkan disiplin ilmu lainnya yang terkait dalam penelitian etnobotani adalah antara lain linguistik, anthropologi, sejarah, pertanian, kedokteran, farmasi dan lingkungan (Suwahyono 1992).
Terdapat empat usaha utama yang berkaitan erat dengan etnobotani, yaitu: 1) pendokumentasian pengetahuan etnobotani tradisional; 2) penilaian kuantitatif tentang pemanfaatan dan pengelolaan sumber-sumber botani; 3) pendugaan tentang keuntungan yang dapat diperoleh dari tumbuhan, untuk keperluan sendiri maupun untuk tujuan komersial; dan 4) proyek yang bermanfaat untuk memaksimumkan nilai yang dapat diperoleh masyarakat lokal dari pengetahuan ekologi dan sumber-sumber ekologi (Martin 1998).
Daftar Pustaka
Martin, G.J. 1998. Penerjemah Maryati Mohamed. Ethnobotany, A People and Plants Conservation Manual. London (UK): Chapman and Hall
Suwahyono, N, Sudarsono B, Waluyo EB. 1992. Pengelolaan Data Etnobotani Indonesia. Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani I. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Departemen Pertanian RI, LIPI, Perpustakaan Nasional RI. Bogor. Hal: 8-15

Kamis, 25 April 2013

Bogor (17 Januari 2010)


Tak terasa sudah 4 (empat) tahun lebih aku di kota hujan ini...
Awalny berat memang menjalani hidup di sini...
Rindu rumah, kangen keLuarga dan teman-teman..
Yang semuanya itu awalnya membuat aku mengeluh...
Tapi pada akhirnya ketika aku berada pada titik dimana aku harus meninggalkan kota ini,
Kenangan-kenangan awal sampai hari ini membuatku berat meninggalkan kota ini,
meninggalkn kampus, AsRama,kawan-kawan, dan yang paling berat bagiku adalah meninggalkan keberSaMAan dan kekeluargaan yg telah ada...
Kota ini mengajarkn aku banyak hal dalam hidup ini...
Hidup bukan hanya cerita bagaimana kita menjalaninya tapi juga bagaimana kita menyikapi hidup yang kita jalani...
Kota ini mengajarkan aku bagaimana memanajemen waktu,diri,
mengajarkan aku akan arti peRsahabatan,keluarga,kerja keras,menyikapi hidup,peRtemanan,cita-cita, obsesi, sakit hati, cinta, kekecewaan, pengHarapan dsb..
Yang itu semua mengantarkan aku sePerti sekarang...
Mengutip lakon dari aktor ternama "keluarga bukan tentang darah siapa yang mengalir dalam tubuh kita,tapi tentang siapa orang yang mencintai dan kita cintai"
untuk semua orang-orang yang telah menemani, mewarnai hari-hariku di kota ini,bagiku kalian semua adalah keluargaku..
Pada akhirnya aku memulai kehidupan baruku lagi... 
Bogor/17012010

Selasa, 23 April 2013

Syair Riau (lanjutan)


Keris Sempena berkelok lima
Layak dipakai derjah Laksamana
Kebesaran Riau adat ditempa
Budi melayu elok sempurna
Patah tumbuh hilang berganti
Kuncup berkembang payung negeri
Kain songket corak beragi
Baju kebaya pakaian putri

Sanggul bunda si lipat pandan
Masih dipakai di negeri Tambelan
Sangat termasyhur di tanah Bunguran
Pakaian bersampat orang Sianan

Moleh memecah tampuk selayang
Di Pasir Pangaraian berantai pinang
Ukiran putri dipinang orang
Adat nan elok bertanah jenjang

Bono berderum di muara Rokan
Senandung nelayan di ranah Bagan
Nyanyi petani Kuok dan Pangkalan
Bermayanglah nyiur di Tembilahan

Diriwayatkan pula Pulau Bengkalis
Terubuk bertulang dagingnya manis
Amat termasyhur sebilang majelis
Lembaga Adat berunjuk keris

Tenun Siak di puncak rebung
Gadis berjalan memakai kerudung
Pending di pinggang sambung menyambung
Dukuh di leher sangkung-bermeyangkung

Nak dara Daik jari berinai
Duduk menyulam di kain cindai
Selendang pelangi selalu dipakai
Bertapih kembang semuanya pandai

Di Hulu Bintan Kota Piring
Asal Riau negeri Beranting
Adat-Lembaga tumbuh seiring
Raja nan Baroh berpegang lembing...

Sumber : Indragiri Hilir (Halaman Bermain Malaysia, Hinterland Singapura)

Syair Riau


Dengan Bissmilah permulaan kalam
Puji dan syukur ke khalikul alam
Syair terurai kata diandam
Adat-lembaga sulam menyulam

Kehadirat Allah puja dan puji
Setinggi Riau ukup pewangi
Harum Semerbak resam Azali
Adat istiadat zaman bahari

Kisah berawal mulanya lembaga
Bersusun tumpuk Melayu raya
Negeri berteras si Riau-Lingga
Ke muara Kampar bergelar tahta

Liput menyeluruh Siak-Indragiri
Rokan Kuantan bertaut umbi
Adat dan Syarak bersanding kaji
Pinang sebatang tuah negeri

Madah pujangga Riau nan ria
Zikir dan didin beriring rebana
Celempong mengalun dimana-mana
Riau nan riuh gegap gempita

Riwayatnya negeri Indrasakti
Tempat bermukim Raja Ali Haji
Buku terkarang Gurindam dinukili
Semarak Riau Melayu abadi

Jurus adat sambung lembaga
Melebah luas ranak samudera
Ukuran negeri Selatan-Utara
Ranah Kuantan hingga Natuna

Betapa nian rayanya suku
Timur dan Barat harkat bersatu
Jazirah memanjang si dari Kuntu
Hingga ke Siak bersusun mutu

Sabtu, 13 April 2013

Sebuah Renungan Bersama


Aku mempunyai pasangan hidup...
Saat senang aku cari pasanganku
Saat sedih aku cari orang tua
Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku
Saat gagal aku ceritakan pada bapak
Saat bahagia aku peluk erat pasanganku
Saat sedih aku peluk erat ibuku
Saat liburan aku bawa pasanganku
Saat aku sibuk, anak kuantar ke rumah bapak
Saat sambut valentine, selalu beri hadiah pada pasangan.
Saat sambut hari ibu, aku cuma ucapkan "Selamat Hari ibu"
Selalu aku ingat pasanganku
Selalu ibu yang ingat aku
Setiap saat aku akan telpon pasanganku
Kalau inget aku akan telpon orang tuaku
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu
Renungkan :
"Kalau kau sudah habis belajar dan berkerja...
 bolehkah kau kirim uang untuk orang tuamu?
 Ibu tdk mnta banyak, lima puluh ribu sebulan pun cukuplah".
 Berderai air mata jika kita mendengarnya . . .
 Tapi kalau mereka sudah tiada . . .
 Ayah . .  Ibu . .
 Aku Rindu . . . . Sangat Rindu . . . . 


Konservasi Salo (Johannesteijsmannia altifrons)


Pada beberapa spesies tumbuhan, ancaman kelestarian tumbuhan berasal dari faktor intrinsik biologis dan sistem ekologi. Populasi spesies tumbuhan yang memiliki jumlah sedikit rentan terhadap kepunahan. Spesies ini cenderung mengalami pergeseran genetik dan kemungkinan kawin sedarah tinggi. Kehilangan genetik dan ragam genetik dapat menyebabkan populasi kurang mampu beradaptasi terhadap tekanan-tekanan baru yang timbul, seperti serangan hama dan penyakit (Fischer dan Matthies, 1998; Keller dan Waller, 2002) dalam Hamilton, A dan Patrick Hamilton (2006).
Populasi Salo dialam memiliki sebaran kelompok hal ini tentu memungkinkan terjadinya pergeseran ataupun kemungkinan kawin sedarah. Akan tetapi, perlu adanya pertimbangan dalam menilai ukuran kawin populasi tumbuhan di alam apakah populasi yang dipisahkan secara fisik juga terpisah secara biologis (konsep isolasi dan fragmentasi). Secara spasial mungkin terpisah akan tetapi, secara genetik populasi bisa jadi dihubungkan melalui penyerbukan silang atau cara-cara penyebaran biji. Spesies-spesies yang penyerbukannya dibantu angin lebih mungkin kawin silang antara populasi yang secara fisik terisolasi dari pada spesies diserbuki oleh serangga (Bruna, 1999) dalam Hamilton, A dan Patrick Hamilton (2006).  
Faktor lain yang disebutkan oleh Hamilton, A dan Patrick Hamilton (2006) yang berpengaruh terhadap kelestarian tumbuhan adalah faktor manusia (baik yang berpengaruh langsung ataupun tidak langsung). Dalam konteks konservasi, kondisi dan kebutuhan dasar manusia dalam pemenuhan kehidupannya yang menyebabkan lebih cepat hilangnya keanekaragaman hayati. Laju kerusakan yang timbul sejalan dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang menciptakan tekanan untuk menghancurkan habitat alam memperluas dan mengintensifkan pertanian, dan pengumpulan sumber daya untuk didomestifikasi. Kegiatan manusia yang secara tidak langsung mengakibatkan terjadinya perubahan iklim, polusi, masuknya spesies-spesies invasif ataupun gen invasif yang mempengaruhi keanekaragaman spesies lokal.  Pembukaan lahan disekitar Taman Nasional Bukit Tigapuluh yang merupakan habitat Salo baik secara langsung ataupun tidak langsung juga turut mempengaruhi kelestarian Salo.

Kamis, 22 Desember 2011

Kasturi (Mangifera casturi Kosterm)

Kingdom         : Plantae
Phylum            : Tracheophyta 
Class               : Magnoliopsida
Order              : Sapindales
Family             : Anacardiaceae
Genus              : Mangifera     
Spesies           :Mangifera casturi Kosterm
M. casturi termasuk kedalam family anacardiaceae, dengan genus Mangifera. Menurut Kostermans (1993), terdapat sedikitnya 69 spesies Mangifera yang ada di dunia. Penyebaran M. casturi  meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Koleksi yang di ambil pada tahun 1986 – 1987 melalui kegiatan Kalimantan Mango Survey  yang dilakukan oleh WWF-IBPGR menyebutkan bahwa koleksi di ambil dari area hutan sekunder, kebun masyarakat, kebun desa, di tepi sungai, pekarangan rumah, di pinggir sawah. Hanya diketahui/ ditemukan dalam bentuk budidaya masyarakat.
      IUCN ver 2.3 tahun 1998 mencantumkan M.casturi. sebagai salah satu spesies tumbuhan dengan kategori EW/ Extinct in the wild (punah di alam liar). Sebuah spesies dikatakan punah di alam liar ketika diketahui hanya ada/ bertahan hidup dalam budidaya, di penangkaran atau sebagai populasi naturalisasi

Senin, 31 Oktober 2011

Salo (Johannesteijsmannia altifrons)

Kingdom        : Plantae
Phyllum         : Tracheophyta
Divisi             : Spermatophyta
Sub Divisi      : Magnoliophyta
Kelas             : Liliopsida
Ordo              : Arecales
Famili            : Arecaceae
Genus            : Johannesteijsmannia
 Synonym      :  Teysmannia altifrons Reichb. F. & Zoll

Daun Payung, Sal (Malaysia), Daun Sang, Bang Soon (Thailand), Joey Palm, Diamond Joey Palm, Umbrella Leaf Palm (Inggris). 
Di Indonesia Salo termasuk tanaman yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya serta Peraturan Pemerintah No. 7/1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa. Internasional: IUCN red list of threatened plants tahun 1997, Salo Vulneriable (rentan).
Sekarang menurut data IUCN red list status yang bersumber dari data ensclopedy of life (http://www.eol.org), Salo termasuk spesies yang tidak di evaluasi (not evaluated)

Morfologi
Batang soliter, pendek dan gemuk, dan kadang-kadang melengkung sejajar tanah bisa mencapai 6 meter tinggi batangnya,Daun berbentuk belah ketupat dan lebar dengan jumlah 20-30 batang daun. Perbungaan berbentuk tandan yang bagian pangkalnya ditutupi oleh beberapa seludang bunga. Bunganya bewarna putih. Buah dengan permukaan kulit buah yang kasar oleh adanya benjolan-benjolan berbentuk kerucut, apabila buah masak bewarna cokelat dengan diameter buah 5cm.

Jumat, 28 Oktober 2011

Jernang (Daemonorops draco Willd.Blume)

Nama Botani : Daemonorops draco (Willd.) Blume
Bahasa Cina/ Taiwan    :Xue Jie, Xue Jie Wei Zong Lü
Bahasa Inggris   : Dragon´s Blood Palm 
Bahasa Prancis  : Palmier à Résine Rouge, Palmier Sang De Dragon 
Bahasa Jerman  :Drachenblut-Palme 
Bahasa Jepang   : Kirinketsutou 
Bahasa Indonesia/ Melayu : Rotan Jernang (Bahasa Melayu)


Kingdom           : Plantae
Phyllum            : Tracheophyta (tumbuhan berpembuluh)
Divisi               : Spermatophyta
Kelas               : Monocotyledoneae
Ordo                : Arecales
Famili                Arecaceae
Genus              : Daemonorops

Daerah penyebaran meliputi Sumatra (Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau), dan Kalimantan. Jenis rotan ini tumbuh merumpun di kawasan lembah dan banyak ditemukan di kawasan sekitar limpahan air sungai. Panjang batang bisa mencapai 15 m dan panjang ruasnya 18-35 cm. Diameter batang tanpa pelepah daun berkisar 8-14mm dan 18-35 cm. Warna batang coklat kekuning-kuningan dan mengkilat. Jenis ini merupakan penghasil getah jernang terbanyak dibandingkan dengan jenis yang lainnya. Biasanya buah yang dipanen untuk menghasilkan getah terbanyak yaitu buah yang menjelang masak. Apabila buah terlalu masak, maka getah yang dihasilkan berkualitas rendah dan hasilnya sedikit. Pemanfaatan jenis Daemonorops draco selain menghasilkan jernang, batangnya dapat digunakan untuk membuat peralatan rumah tangga. Kualitas rotannya termasuk kualitas rendah


 

Senin, 01 Agustus 2011

Bioprospeksi Salo (Johannesteijsmannia altifrons)

     Kegiatan konservasi saat ini tidak hanya dititik beratkan pada kegiatan perlindungan baik terhadap kawasannya ataupun spesiesnya. Kegiatan konservasi saat ini juga melakukan kegiatan-kegiatan ekspolarasi spesies-spesies tumbuhan yang bernilai secara ekonomi (Bioprospeksi). Kegiatan eksplorasi tidak hanya untuk mencari spesies tumbuhan yang bisa dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan obat, tetapi juga pencarian spesies tumbuhan untuk dikembangkan sebagai tanaman hias.
     Penggunaan sumberdaya hutan (tumbuhan) sebagai tumbuhan hias bukanlah hal yang asing dilakukan. Tumbuhan yang diambil di hutan yang selanjutnya di budidayakan. Berbeda dengan hewan, spesies tumbuhan yang dilindungi dapat dikomersialkan pada generasi pertama budidayanya, sedangkan hewan generasi ke dua setelah ditangkarkan yang boleh dikomersialkan dan tentunya sekian persen dari hasil penangkaran dikembalikan lagi kealam.
     Pemanfaatan spesies yang dilindungi diharapkan dapat memulihkan kembali populasi spesies tersebut dialam, mendukung kegiatan-kegiatan penelitian dan menjadi sumber dana untuk kegiatan konservasi kedepan. Contoh kegiatan pemanfaatan tumbuhan hias yang berhasil diantaranya Anthurium, anggrek hitam, dan lain sebagainya. Spesies yang juga memiliki potensi sebagai tanaman hias dan belum adalah Salo (Johannestiejsmannia altifrons). Salo termasuk kedalam keluarga palem-paleman yang penyebarannya terbatas.

SEMUA TERJADI KARENA SUATU ALASAN

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa, tapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L, pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington DC. Setiap hari aku berlari ke kotak pos.

Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.

Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku.

Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center .

Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang dan kini aku menjadi bagian dari
100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi, latihan ketangkasan dan percobaan mabuk udara.

Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini...? Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa.

Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi.

Rasa percaya diriku lenyap dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan...? Kenapa bukan aku...? Bagian diriku
yang mana yang kurang...? Mengapa aku diperlakukan kejam..?

Aku berpaling pada ayahku. Katanya,"Semua terjadi karena suatu alasan."

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja, agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku...? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak dan menewaskan semua penumpang.

Aku teringat kata-kata ayahku,"Semua terjadi karena suatu alasan."
Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya, karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang. Aku menang, karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan, karena tidak semua doaku dikabulkan.

Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara :
1. Apabila Tuhan mengatakan YA
Maka kita akan MENDAPATKAN APA YANG KITA MINTA.

2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK
Maka kita akan mendapatkan yang LEBIH BAIK.

3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU
Maka kita akan mendapatkan yang TERBAIK sesuai dengan kehendakNYA.

Tuhan tidak pernah terlambat, DIA juga tidak tergesa-gesa, namun DIA tepat
waktu....

Sabtu, 20 November 2010

Inilah 7 Penyebab Seseorang Bisa Pingsan

Pingsan (sinkop) adalah kehilangan kesadaran secara tiba-tiba, biasanya hanya beberapa detik atau menit, karena otak Anda tidak mendapatkan cukup oksigen.

Otak memiliki beberapa bagian, termasuk dua belahan otak, otak kecil, dan batang otak. Otak membutuhkan aliran darah untuk menyediakan oksigen dan glukosa ke sel-selnya.

http://i658.photobucket.com/albums/uu303/ikantodak/MarcVivienFoe2.jpg

Agar tubuh tetap sadar, sebuah area yang dikenal sebagai sistem pengaktif retikuler yang terletak di batang otak harus hidup, dan setidaknya satu belahan otak harus berfungsi.

Pingsan terjadi bila sistem pengaktif retikuler atau kedua belahan otak kekurangan darah, oksigen, atau glukosa.
1. Reaksi saraf vagus

Pingsan kebanyakan dipicu oleh saraf vagus yang menghubungkan sistem pencernaan ke otak dan berperan mengelola aliran darah ke otak dan usus.

Overstimulasi saraf vagus memperlambat denyut jantung dan menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi asupan darah ke otak yang menyebabkan pingsan.

Stres berat, ketakutan, kecemasan, panik, dan rasa sakit yang kuat dapat merangsang saraf vagus.


2. Perubahan tekanan darah

Perubahan tekanan darah dapat menyebabkan Anda pingsan. Kadang-kadang, jantung dan pembuluh darah tidak bereaksi cukup cepat ketika kebutuhan oksigen tubuh Anda berubah.

Hal ini sangat umum pada orang tua dan pada orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes. Pingsan dapat terjadi bila Anda berdiri terlalu lama atau bekerja lebih keras dari kemampuan.


3. Anemia

Anemia (kekurangan jumlah sel darah merah) dapat menyebabkan pingsan karena tidak cukup sel darah merah untuk memasok oksigen ke otak. Anemia dapat disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi, penyakit atau perdarahan (misalnya, menstruasi berlebihan).


4. Dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh (dehidrasi) juga dapat menyebabkan pingsan. Dehidrasi dapat disebabkan oleh muntah, diare, demam, berkeringat, luka bakar atau kurang minum.

Beberapa penyakit seperti diabetes juga dapat menyebabkan dehidrasi karena terlalu sering buang air kecil. Muntah dan diare, khususnya, juga merangsang saraf vagus sehingga berefek ganda.


5. Syok

Syok adalah kondisi yang ditandai oleh tekanan darah rendah yang kemudian dapat menyebabkan kehilangan kesadaran. Syok adalah keadaan darurat berbahaya yang biasanya berasal dari perdarahan, tetapi juga bisa berasal dari alergi parah (anafilaksis) atau infeksi parah.

Korban syok biasanya terlihat bingung, sebelum kehilangan kesadaran saat kondisinya semakin buruk.


6. Obat

Obat-obatan yang dimaksudkan untuk mengendalikan tindakan tekanan darah tinggi dapat terlalu banyak menurunkan tekanan darah sehingga menyebabkan pingsan.

Alkohol, kokain dan ganja juga dapat menyebabkan pingsan. Berbicaralah dengan dokter jika Anda berpikir pingsan Anda mungkin berhubungan dengan obat yang Anda pakai.


7. Hipoglikemi

Kekurangan gula darah (hipoglikemi) dapat membuat Anda pingsan. Hipoglikemi tidak hanya disebabkan oleh diabetes, tetapi juga karena Anda tidak makan untuk waktu yang lama.


Tips : Apa yang harus dilakukan bila Anda merasa akan pingsan?

Sebelum pingsan, Anda biasanya merasa pening, pusing, ruangan seperti berputar, mual dan berkeringat dingin. Anda juga mungkin mengalami penglihatan kabur atau pendengaran berdesing.

Jika Anda merasa seperti akan pingsan, berbaringlah. Jika Anda tidak dapat berbaring, duduk dan berjongkoklah dengan meletakkan kepala Anda di antara lutut Anda.

Hal ini membantu mengalirkan darah ke otak Anda. Tunggulah sampai Anda merasa lebih baik sebelum mencoba berdiri. Ketika Anda berdiri, lakukanlah perlahan-lahan.